Ku berjalan tunduk merunduk
Dengan lemah dan tak berdaya
Hanya sedih dan merasa suntuk
Dengan apa yang telah ada
Ku berrjalan tegap kedepan
Tak peduli apa yang menghadang
Hanya siap akan bertahan
Tak peduli apa yang menyerang
Ku berjalan tengadah mengadah
Senang sangat menopang berat kepala
Hanya bisa sembunyikan marah
Senang sangat melihat langut terbuka
Ku berjalan di persimpangan jalan
Ingin menoleh kesamping menyamping
Hanya akan liat kiri dan kanan
Kedua pilihan yg membuat ku sinting
u toleh menoleh ke kiri
Hanya ada saudari yg tanpa hati
Ku toleh menoleh ke kanan
Hanya ada saudara yg hangat nian
Ku berjalan tengok menengok
Memiringkan badan tengok kebelakangHanya sisa ilmu untuk esok
Dan pengalaman yg sudah jadi arang
Ku kembali berjalan
Tak henti untuk berhenti
Tak peduli apa yg telah terjadi
Hanya hadapi hidup di depan nanti
Dan ku berjalan
Tak henti dan tanpa henti
Sampai kakiku lelah berdiri
Untuk berhenti sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar